Salah satu mitos terbesar adalah bahwa ayam, kalkun, dan ikan menurunkan kadar kolesterol seseorang

Makanan ini malah sesungguhnya bisa meningkatkan kolesterol seseorang, tapi kenaikannya lebih sedikit daripada daging merah. Sebagai hasilnya, kolesterol seseorang bisa turun ketika meninggalkan daging merah dan menggantikannya dengan ikan dan unggas. Namun penurunan dalam kadar kolesterol terjadi karena, karena ayam, kalkun, dan ikan meningkatkan kadar kolesterol satu tingkat lebih rendah daripada daging merah, bukan karena efek menurunkan kolesterol.

Saya dikunjungi di kantor oleh beberapa orang yang mengatakan, “Saya tidak bisa mengerti apa yang sedang terjadi. Sebagian besar makanan saya ayam dan kalkun tetapi kolesterol saya masih belum turun sebanyak itu!” JikaAnda memahami rasio P/S, itu menjelaskan dimana kendalanya. Selanjutnya, seperti yang telah saya sebutkan lebih awal, ayam dan kalkun mempunyai kolesterol sebanyak yang ada dalam daging merah.

Kita nanti akan melihat bahwa beberapa kolesterol dalam unggas teroksidasi. Beralih dari satu jenis daging kepada jenis daging lainnya benar-benar bukanlah solusi akhir untuk pengendalian kolesterol. Ceritanya sama dengan ikan. Beberapa ikan mempunyai rasio Pf S yang besar (lebih besar dari 2,0) tetapi banyak juga yang tidak. Terlebih lagi, semua ikan mengandung kolesterol. Pendeknya, ikan, sebagaimana unggas, kalau digunakan untuk menggantikan daging merah, memang akan cenderung menurunkan kolesterol, barangkali bahkan lebih banyak dari unggas. Akan tetapi, kadar kolesterol Anda masih akan lebih turun lagi jika Anda membiarkan ayam, kalkun, dan ikan sama sekali ditiadakan dari makanan Anda.

Efek Lemak Sayuran pada Kolesterol

Bertentangan dengan lemak hewani, lemaknabati tidak mempunyai kolesterol sama sekali. Ada beberapa lemak nabati berbeda, dan semuakecuali beberapa mempunyai lemak tak jenuh yang tinggi. Dalam Gambar 18, perhatikan kelapamempunyai rasio P/S 0,01. Ini adalah lemak jenuh tinggi yang cenderung menaikkan kadar kolesterol. Meskipun kelapa tidak mempunl-aikolesterol, kandungan lemak jenuhnya secara dramatis meningkatkan kolesterol darah. Di sisiiain spektrum, walnut mempunyai efek yang agak dramatis dalam menurunkan kolesterol seseorang.Sebagian besar kacang-kacangan, dalam membicarakan kandungan lemaknya, merupakan makanan “sehat jantuflg,” seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Klik disini untuk mendapatkan informasi mengenai¬†obat tradisional untuk penyakit gula basah ampuh yang berhasil ditemukan pakar kesehatan dunia selama melakukan riset bertahun tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *