Petunjuk Memulai kawin suntik untuk ayam arab dengan Sukses

Petunjuk Memulai kawin suntik untuk ayam arab dengan Sukses

Petunjuk Memulai kawin suntik untuk ayam arab dengan Sukses

Selain kawin dengan cara alamiah, perkawinan induk bisa dilakukan dengan inseminasi buatan. Perkawinan dengan cara inseminasi buatan memiliki kelebihan lebih cepat menghasilkan keturunan dan lebih baik dalam pemilihan kualitas bibit.

Keuntungan Inseminasi Buatan

  • Produksi anak ayam meningkat tanpa perlu memelihara banyak pejantan. Untuk satu kali kawin suntik, ayam betina hanya membutuhkan 0,1 cc sperma. Jumlah ini dapat dikatakan sedikit sebab per ejakulasi ayam jantan dapat dihasilkan 2 cc sperma. Artinya, 1 ekor ayam jantan mampu membuahi 20 ekor ayam betina, sedangkan dalam perkawinan alamiah 1 ekor ayam jantan hanya mampu membuahi 7- 10 ekor betina.
  • Didapatkan kepastian induk, pejantan, dan anak yang dihasilkan. Ini sangat dibutuhkan dalam proses seleksi induk yang berkualitas.
  • Dengan teknik inseminasi buatan (IB) dapat dipastikan 100% pembuahan pada induk betina sehingga produksi optimal bisa diperhitungkan.
  • Penurunan daya tetas dapat segera diketahui dan diperbaiki dengan cara mengganti pejantan.
  • Mudah dilakukan pengafkiran induk betina yang tidak produktif.

Cara Melakukan Inseminasi Buatan

  • Inseminasi buatan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
  • Menyiapkan peralatan yang akan digunakan: tabung kaca untuk menampung sperma dan alat suntik tanpa jarum untuk menyemprotkan sperma ke alat reproduksi ayam berina.
  • Mengambil dan menampung sperma. Pengambilan ini dilakukan oleh dua orang. Seorang memegang ayam jantan yang akan diambil spermanya, sedangkan seorang lagi mengelus atau menampung sperma yang dikeluarkan. Yang barm diperhatikan adalah posisi ayam harus nungging. Pengelusan dilakukan dari punggung terus ke bagian kloaka dan ke bagian bawah. Pengelusan punggung dengan jari tangan kanan, sedangkan pengelusan bawah dilakukan dengan tangan kiri. Pengelusan dilakukan dengan lembut sampai terjadi refleksi ejakulasi atau terpancarnya sperma ayam jantan yang segera ditampung di tabung kaca.
  • Sperma diencerkan dalam 1,025% larutan NaCl dengan pH 7-8 ditambah dengan antibiotik untuk membunuh kuman yang mungkin mencemari sperma. Dianjurkan untuk mcnambahkan fruktosa 1 : 1 agar sperma tetap hidup.
  • Pemasukan sperma dilakukan ke dalam kloaka ayam betina. Dosis sperma untuk 1 ekor betina adalah 0,1 cc sperma murni (belum diencerkan). Jika telah diencerkan, pemakaiannya tergantung pada pengenceran. Untuk memasukkan sperma digunakan alat suntik tak berjarum. Kloaka ditekan sampai terbuka bagian vaginanya, kemudian sperma disemprotkan. Untuk mendapatkan hasil yang baik, IB sebaiknya dilakukan pada sore had pukul 16.00—18.00 dan diulangi setelah 4-7 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *