Penentuan Karbohidrat didalam Makanan

Kadar karbohidrat di dalam makanan tidak ditentukan secara langsung, tetapi dengan metoda yang disebut “carbohydrate by difference” (lihat bab XV halaman 283). Di sini karbohidrat mencakup yang dapat dicerna dan yang tidak dapat. Maka dalam menghitung enersiyang akan dihasilkan oleh karbohidrat di dalam makanan terdapat kesalahan yang bersumber dari kesalahan sistem. Kesalahan ini dapat mencapai proporsi signifikan pada bahan makanan nabati. Karbohidrat yang tidak dapat dicerna, tidak dapat menghasilkan enersi, jadi tidak memberi iuran kepada nilai enersi seluruh bahan makanan.

Fungsi Karbohidrat.

Fungsi karbohidrat di dalam Tubuh.

Di dalam tubuh karbohidrat merupakan salah satu sumber utama enersi. Dari tiga sumber utama enersi yaitu karbohidrat, lemak dan protein; karbohidrat merupakan sumber enersi yang paling murah. Karbohidrat yang tidak dapat dicerna, memberikan volume kepada isi usus, dan rangsangan mekanis yang terjadi, melancarkan gerak peristaltik yang melancarkan aliran bubur makanan (chymus) melalui saluran pencernaan serta memudahkan pembuangan tinja (de-faekasi). Karbohidrat juga merupakan bagian dari struktur sel, dalam bentuk glykoprotein- Reseptor selulai yang terdapat pada permukaan membrana sel, adalah suatu glyioprotein, dan diantaranya merupakan reseptor bagi hormon Simpanan enersi di dalam otot dan hati terdapat sebagai glikogen, salah satu bentuk karbohidrat yang mudah dimobiriiasikan bila badan memerlukan banyak enersi. cidangan karbohidrat initidak begitu besar, sehingga cepat menjadi susut.

Fungsi Karbohidrat di dalam Hidangan.

Didalam Hidangan karbohidrat memudahkan pemberian bentuk kepada makanan, misalnya dalam bentuk kue. Dalam proses fermentasi, karbohidrat penting sekari dan mempunyai siiat-sifat khusus untuk mendapatkan hasir orah yang disukai konsumen. Jika dipanaskan pada suhu tinggi, karbohidrat menjadi karamer yang memberikan aroma khusus. Kerjasama antara karbohidrat danprotein tertentu didalam tepung terigu memberikan hasil bakar (roti) yang empuk seperti spons. Kuaritis roti yang baik seperti itu tidak dapat dihasilkan dengan mempergunakin jEnis tepung lain, misalnya tepung beras atau tapioka. Mono dan disakarida berfungsi sebagai pemanis di daram makanan. Rasa manis merupakan kualitas kecapan yang disenangi manusia sejak lahir. Kalau seorang bayi atau anak kecil diberi pilihan dari berbagai rasa (manis, pahit, asin dan asam), maka rasa manis akan selalu menjadi pilihan utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *