Penelitian kedokteran dan perubahan sosial telah berlangsung beberapa puluh tahun ini banyak menciptakan perubahan sikap

researchPada Konprensi Kependudukan Dunia PBB di Bukhares tahun 1974, bangsa-bangsa di seluruh dunia secara bersama bersepakat bahwa “semua pasangan dan individu mempunyai hak azasi untuk secara bebas dan bertanggungjawab memutuskan jumlah anak yang dikehendakinya serta jarak waktu kelahiran masing-masing anaknya; dan mereka juga berhak untuk mendapatkan penerangan, pendidikan dan sarana-sarana yang diperlukan buat melaksanakannya”. Pewujudan cita-cita ini pada akhirnya akan mengembangkan kesehatan perorangan, di samping juga memasang landasan buat mengatasi berbagai obat herbal penyakit gula darah kering tantangan sosial jangka-panjang lainnya yang berkaitan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk.

Dengan menyediakanjasa-jasa untuk mempraktekkan keluarga berencana (termasuk pengguguran secara legal) di mana-mana tentu saja tidak akan mengatasi beratnya masalah-masalah kesehatan yang melanda penduduk miskin di dunia. Namun, hanya jika persyaratan ini sudah kita atasi, baru kita bisa memikirkan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang terpadu lainnya. Sama halnya dengan air bersih, sama halnya dengan makanan yang bergizi, keluarga berencana sangat penting artinya bagi kesehatan.

Menciptakan Kesehatan yang Lebih Baik

Belum satu pun masyarakat yang berhasil melumpuhkan berbagai ancaman dari lingkungan modern terhadap kesehatan. Masyarakat-masyarakat yang lebih maju dewasa ini secara nyata telah mengurangi jumlah korban dari penyakit-penyakit tradisional, akan tetapi mereka juga telah menciptakan gaya hidup serta teknologi yang menimbulkan bahaya-bahaya baru terhadap kesehatan. Sementara itu, lebih dari sepertiga umat manusia setiap hari harus berhadapan dengan penyaliit-penyakit yang sudah demikian lama menyertai kehadiran kita di bumi. Bahkan ada di antara umat manusia yang harus berhadapan sekaligus dengan penyakit lama dan penyakit modern. Bagaimana sebaiknya suatu masyarakat yang mengutamakan kesehatan manusia? Sebagai permulaan, dalam masyarakat seperti itu keadaan pembuahan dan kehamilan akan memaksimumkan tiap anak yang lahir untuk menjadi kuat dan tangguh dalam menghadapi bulan-bulan pertama yang penuh bahaya, dan selanjutnya hidup secara sehat hingga ke usia lanjut. Dengan menjalankan keluarga berencana secara bijaksana, kaum wanita tak akan mau melahirkan sebelum maupun sesudah tahun-tahun beranaknya yang terbaik, tak seorang pun antara mereka yang mau memiliki banyak anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *