Pada infeksi melalui bahan makanan terdapat pathogenesis yang sesuai dengan penyakit yang bersangkutan

Biasanya terdapat suatu perioda inkubasi yang agak panjang, lebih dari 24 jam serta terdapat demam dan gejala-gejala prodromal, disusul oleh gejala-gejala khas infeksi yang bersangkutan. Kadang-kadang agak sulit untuk membedakan dengan segera penyakit keracunan makanan dari penyakit infeksi melalui makanan. Keracunan makanan terjadi karena ada bahan beracun yang ikut tertelan bersama dengan makanan tersebut. Racun yang terdapat di dalam makanan dapat berupa racun yang secara alamiah sudah terdapat di dalam bahan makanan tersebut, seperti keracunan singkong, keracunan jengkol, dan keracunan sejenis ikan laut. Racun dapat pula berupa pencemaran yang datang dari luar makanan tersebut. Pencemaran ini dapat disengaja (kriminal) atau tidak di sengaja (keteledoran, kurang hygienis dalam membuat makanan). Pada pencemaran yang tidak disengaja, yang mencemari itu dapat sudah berbentuk racun, seperti racun tikus, DDT dan sebagainya; dapat pula yang mencemari itu mikroba yang kemudian menghasilkan bahan beracun seperti p
ada keracunan ternpe bongkrek dan keracunan Aflatoksin.

PENYAKIT KERACUNAN MAKANAN

Penyakit Keracunan Pangan:

– lnfeksi yang ditularkan melalui bahan makanan: typhoid, gastroenteritis, dsb.

– Keracunan Makanan:

– Makanan sudah mengandung racun secara alamiah: singkong, jengkol, keracunan ikan, dll.

– Bahan beracun mencemari bahan makanan:

– Pencemaran berbentuk mikroba yang kemudian menghasilkan racun: keracunan tempe bongkrek, aflatoksin, dll.

– Pencemaran berbentuk racun: pencemaran disengaja (kriminal) atau tidak disengaja (keteledoran).

KARBOHIDRAT

Karbohidrat sebagai zat gizi merupakan nama kelompok zat-zat organik yang mempunyai struktur molekul yang berbeda-beda, meski terdapat persamaan-persamaan dari sudut kimia dan fungsinya. Semua karbohidrat terdiri atas unsur-unsur Carbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O), yang pada umumnya mempunyai rumus kimia Cn(H2O)n. Rumus umum ini memberi kesan zat carbon yang diikat dengan air'(dihidrasi), sehingga diberi nama karbohidrat. Persamaan lain ialah bahwa ikatan-ikatan organik yang menyusun kelompok karbohidrat ini berbentuk polyalkohol. Dari sudut fungsi, karbohidrat adalah penghasil utama enersidalam makanan maupun didalam tubuh. Karbohidrat yang terasa manis, biasa disebut gula (sakar). Molekul dasar dari karbohidrat disebut monosakarida atau monosa. Baca juga informasi mengenai herbal diabetes melitus rekomendasi dokter senior hanya di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *