Kenapa Penderita Diabetes Harus Mengurangi Pasokan Kalori, Inilah Manfaatnya!

porsi kaloriKalori berhubungan erat dengan berat badan, sehingga dengan adanya pengobatan diabetes dan pengurangan kalori bisa berpengaruh pada berat badan juga. Ada efek positif seketika dan ada juga efek positif jangka panjang dari pengurangan konsumsi kalori ini.

Efek positif seketika pengurangan konsumsi kalori :

•    Kadar gula darah akan menurun dan akibat dari hal tersebut gejala diabetes yang muncul akan reda dalam waktu yang cukup singkat. Waktunya bisa beberapa hari hingga beberapa minggu

•    Glikogen akan keluar lebih cepat dari organ hati

Efek positif jangka panjang dari pengurangan konsumsi kalori :

Dalam jangka panjang, efek penurunan konsumsi ini akan dirasakan sebagai turunnya berat badan. Selain itu, ada hubungannya juga dengan kemampuan tubuh untuk mengolah gula menjadi energi. Ketika penderita diabetes telah memiliki berat badan yang stabil, maka inilah dampak positifnya :

•    Turunnya tekanan darah

•    Resiko serangan jantung lebih kecil

•    Kadar kolesterol jahat LDL jadi menurun dan kadar kolester baik HDL jadi naik

•    Meningkatnya kepekaan sel-sel terhadap insulin

•    Tekanan darah tinggi dapat benar-benar turun

•    Penurunan resiko terjadinya aterosklerosis

•    Penurunan resik terjadinya trombosis

•    Secara nyata dapat menurunkan kadar gula dalam darah

a.    Pengobatan Non Farmakologis

Seperti namanya, pengobatan jenis ini merupakan pengobatan yang tidak menggunakan obat-obatan. Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mencegah terjadinya sesuatu yang lebih parah. Pada akhirnya, para penderita diabetes dapat menjalani hidupnya secara normal seperti orang-orang pada umumnya.

Pengobatan dengan teknik ini bisa berhasil asalkan benar-benar dilakukan dengan disiplin dan dengan cara yang benar. Jika pasien diabetes berhasil dengan pengobatan ini, maka gula darah dapat dikontrol. Kebutuhan akan obat-obatan bisa ditekan dan dalam kondisi yang lebih bagus, obat-obatan bisa dihentikan.

Apa saja pengobatan non farmakologis?

Jika kita terangkan secara umum, pengobatan non farmakologis adalah upaya alami untuk mengobati tubuh. Hal ini dilakukan tanpa mengandalkan obat-obatan sama sekali. Pengobatan non farmakologis dalam diabetes antara lain berolahraga, menjaga pola makan, menurunkan berat badan dan berbagai cara sehat lainnya.

b.    Pengobatan Farmakologis

Pengobatan jenis ini merupakan pengobatan yang mempunyai kebalikan dari pengobatan non farmakologis. Pengobatan farmakologis tergantung pada obat-obatan dalam praktek pengobatannya.

Kapan pengobatan farmakalogis harus dilakukan?

Pengobatan farmakologis dilakukan ketika pengobatan non farmakologis sudah tidak mampu lagi mengontrol gula darah supaya tetap berada pada batasan normal. Pengobatan dengan farmakologis hanya boleh dilakukan sesuai dengan resep dari dokter.

Bagaimana jika pengobatan salah?

Umumnya, pengobatan diabetes dengan farmakologis adalah untuk menurunkan kadar gula darah. Setiap pasien mempunyai kebutuhan akan obat-obatan ini berbeda-beda. Ketika dosis yang diberikan dokter terlalu rendah, maka dapat terjadi komplikasi kronis yang terjadi lebih awal. Jika dosis yang diberikan terlalu besar, maka hipoglikemia dapat lebih cepat terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *