Gizi salah di sini disebut juga keadaan gizi lapar (undernutrition)

Penyakit gizi salah terutama diderita oleh anak-anak yang sedang tumbuh sangat pesat, ialah yang disebut kelompok anak BALITA (bawah lima tahun). Yang menonjol Kurang pada kondisi ini, ialah kurang kalori dan kurang protein, sehingga disebut penyakit kurang kalori dan protein (KKP). Nama asingnya ialah Protein Calorie Malnutrition (PCM) atau akhir-akhir ini disebut Protein Energy Malnutrition (PEM). Penyakit KKP pada orang dewasa memberikan oedema sebagai gejala yang menonjol, sehingga penyakitnya disebut Honger Oedema (HO).

Penyakit Metabolisma Bawaan (lnborn Errors of Metabolism). Kelompok penyakit ini diturunkan dari orang tua kepada anaknya secara genetik (melalui genes), dan bermanifestasi sebagai kelainan dalam proses metabolisma zat gizi tertentu. Metabolisma zat gizi diatur oleh sistem enzim dan enzim termasuk kelompok protein yang disintesa didalam tubuh (seltubuh). Mekanisme untuk sintesa protein dikuasai oleh genes yang mengandung kodon bagi jenis protein enzim yang akan disintesanya. Kadang-kadang terjadi gangguan pada aparat sintesa protein ini, sehingga terbentuk enzim yang berlainan dengan yang biasa.

Akibatnya terjadi proses metabolisma yang berbeda pada zatgizi tertentu. perubahan metabolisma ini menyebabkan gejala-gejala biokimiawi maupun klinis (fungsional). Penyakit-penyakit yang telah dikenal tergolong dalam jenis ini ialahricle cell anemia, lactose intolerance, phenylketonuria, dan sebagainya. Meskipun telah dikenal dasar pathogenesis dari berbagai penyakit ini, tidak selalu dapat diusahakan pengobatannya yang memuaskan, kerena pengobatan tidak causal memperbaiki kesalahan yang terdapat pada gene tersebut. Tetapi untuk beberapa di antaranya, pendekatan pengobatan dietetik sudah memberikan hasil yang cukup memuaskan, meskipun pengobatan ini harus dilakukan seumur hidupnya.

dPenyakit Keracunan Makanan. Keracunan karena konsumsi makanan masih sering terjadi di lndonesia. Harus dibedakan antara keracunan makanan dan penyakit infeksi yang ditularkan oleh makanan. pada keracunan makanan, gejala-gejala timbul dengan segera setelah mengkonsumsi makanan tersebut, atau tidak lama setelah itu, dalam waktu beberapa jam saja. Pada umumnya gejalagejala yang terjadi mengenai saluran pencernaan seperti mulas, rasa sakit di perut, mualdan muntah, serta diarrhoea. Sering pula terjadi gejala-gejala yang berhubungan dengan syaraf, karena banyak racun makanan berpengaruh merangsang (kejang-kejang) atau melumpuhkan syaraf. Untuk itu segera konsumsi obat diabetes melitus yang paling direkomendasikan dokter senior dunia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *