Beberapa cara untuk mengetahui jenis kelamin anak ayam (DOC)

Beberapa cara untuk mengetahui jenis kelamin anak ayam (DOC)

Jika anda mengikuti artikel kami yang berjudul Petunjuk Memulai Usaha dari DOC dengan Sukses pastinya anda sudah merasakan hasilnya nah untuk artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel yang sudah kami syer sebelumnya untuk tahap ini posisi peternak sudah memiliki anak ayam atasu DOC pastinya kerepotan bukan untuk memilih mana anakan ayam yang berjenis kelamin jantan maupun yang berjenis kelamin betina berikut ini adalah perbedaan DOC jantan dan betina :

Membedakan Jenis Kelamim DOC Secara Fisik

Perbedaan fisik DOC jantan dengan betina sebagai berikut.

  • Anak ayam jantan berbadan lebih besar, padat, tinggi, dan gagah. Jenggernya tumbuh lebih tegas, besar, bergerigi jelas. Matanya lebih besar dan bercahaya. Kakinya lebih besar, lebih kuat, dan kokoh. Bulu ekornya lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan bulu ekor bagian badan lainnya. Gerak-gerik yang jantan lebih gesit. Suaranya lebih nyaring.
  • Anak ayam betina lebih pendek badannya. Jenggernya pendek dan tipis. Kakinya pendek dan kecil. Bulu badannya tumbuh merata. Gerak-geriknya kurang lincah, suaranya kurang nyaring.

Cara paling akurat untuk membedakan DOC jantan dengan betina sebetulnya adalah dengan menggunakan chick tester yang menggunakan listrik.

Membedakan Jenis Kelamin DOC dengan Menggunakan Cincin Emas

Satu hal menarik yang penulis temukan dari hasil percobaan bertahun-tahun, ada suatu cara atau metode pemeriksaan DOC untuk membedakan jenis kelaminnya dengan cara sederhana, tetapi memiliki akurasi atau ketepatan seratus persen. Kelebihannya adalah dengan cara ini menyeleksi jenis kelamin DOC tidak perlu dilakukan oleh orang yang ahli dalam mengamati kloaka atau ciri fisik. Caranya cukup dengan menggantungkan cincin emas seberat 0,5 gram dengan benang. Cincin emas tersebut digantung di atas telur atau DOC yang akan dipcriksa jenis kelaminnya

Ketika melakukan pemeriksaan, benang tidak boleh disandarkan ke benda-benda apa pun. Ujung bagian atas benang harus dipegang dengan jari, dan cincin emasnya menggantung ke arah telur atau DOC. Cara mengetahui jenis kelamin adalah dengan melihat arah gerakan cincin emas.

Bila cincin bergerak melingkar, mulai perlahan sampai bertambah melingkar, dapat dipastikan bahwa jenis kelamin embrio dalam telur atau DOC yang diperiksa adalah jantan. Bila cincin emas mengayun satu arah, jenis kelamin embrio atau DOC adalah betina. Bila cincin setelah digantung beberapa saat, tidak bereaksi atau bergerak, telur dipastikan tidak memiliki benih atau gagal ditetaskan.

Pemeriksaan cara ini bisa dilakukan supaya telur berembrio wanita lebih banyak ditetaskan, supaya tidak tertipu oleh penjual, atau supaya DOC yang dijual adalah betina dan sedikit jantan jenis kelamin DOC yang kita jual sesuai dengan pesanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *