Tips Merawat Kolam Ikan

Bagi mereka yang suka memelihara ikan baik ikan tawar atau ikan air laut, memiliki aquarium atau kolam ikan adalah hal yang wajib walaupun ukuran yang kecil. Sama seperti penghobi hewan ternak lainnya seperti anjing, kucing dll, mereka yang hoby pelihara ikan, hewan hias ini adalah hal yang wajib di rumah.

Kolam atau akuarium dapat menjadi bagian dari eksterior atau interior yang menjadikan rumah tampil lebih menarik dan enak dipandang mata. Apalagi jika pada kolam tersebut terdapat banyak jenis ikan yang membuat rumah semakin terkesan cantik. Namun, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian anda untuk merawat kolam atau akuarium agar bisa tampil lebih menarik.

Pertahankan dari kualitas air yang sempurna dengan cara menjaga pasokan air secara teratur merupakan salah satu cara yang praktis paling umum dalam mempertahankan kolam dan tetap menjaga ekosistemnya menjadi tetap baik. Setiap kolam atau akuarium wajib memiliki filter/ penyaringan berfungsi dengan baik. Oleh karena ini perawatan atau pergantian media filter secara teratur wajib dilakukan minimal 2 bulan sekali tapi jika air sudah kelihatan keruh, air harus diganti dengan segera.

Pertimbangkan banyaknya jumlah ikan dalam sebuah kolam dan kalkulasikan berapa porsi tanaman yang bisa ditambahkan dalam kolam. Sebaiknya hal ini disesuaikan dengan jumlah kapasitas filtrasi kolam. Hitungannya adalah sekitar 5 cm ikan per 30 cm persegi luas dari permukaan kolam. Semakin besar kapasitas kolam semakin baik dengan catatan jumlah ikan tidak terlalu banyak.

Kolam yang memiliki ikan ada baiknya juga diberikan tanaman yang menutup paling tidak setengah dari permukaan kolam. Tanaman ini bisa menjadi tempat persembunyian bagi ikan dari predator dan juga sebagai tempat berteduh. Untuk akuarium indoor hal ini akan menjadi tantangan sendiri karena perlu cahaya matahari, itulah gunanya lampu ultraviolet.

Tips Merawat Kolam Ikan di Rumah

Secara teratur, perhatikan untuk kesehatan dari ikan dengan melihat pada bagian siripnya apakah semua sirip pada posisi tegak dan berpenampilan yang baik. Jika terindikasi oleh adanya infeksi, maka sebaiknya lakukan pemisahan dan beri pengobatan atau dikarantina. Bila perlu tambahkan debit air dalam kolam.

Selama musim panas, lakukan uji kualitas dari air yaitu PH air antara 6,5 hingga 7, dan juga ukur ketinggian air kolam yang gampang menguap. Perhatikan juga saat ganggang mulai muncul karena bisa mengganggu dari ekosistem kolam. Sedangkan untuk musim penghujan, lakukan pembersihan pada kolam secara berkala dengan menggosok sisi-sisi bagian kolam tanpa sabun.

Jangan lupa untuk membersihkan bagian filter dan pompa serta melakukan pemeriksaan pada selang dari kemungkinan terjadinya kebocoran. Hal ini cepat dan simpel dilakukan jangan sampai lupa walaupun hal yang gampang.

Lakukan pemangkasan pada tanaman di bagian pinggir dan kurangi tanaman gulma secara berkala untuk kolam di luar rumah. Untuk akuarium di dalam rumah, Anda dapat melihat media tanaman tersebut jika telah tumbuh tinggi melebihi akuarium, Anda dapat memangkasnya.

Demikianlah tadi beberapa tips merawat kolam atau akuarium di rumah. Semoga dapat memberikan informasi dan menambah wawasan kita untuk mempercantik bagian rumah kita.