Bahan pemanis siklamat sudah tidak dipergunakan lagi karena memberikan efek sampingan yang merugikan tubuh

Oleh produsennya, siklamat telah ditarik dari peredaran pasar pada tahun 1970. Sakharin masih dipergunakan, tetapi memberikan rasa sisa pahit di rongga mulut. Zat-zalpemanis sintetik ini beberapa puluh kali bahkan ratus kali lebih manis dibandingkan dengan rasa manis sukrosa (gula pasir) yang menjadi standar pengukur, sehingga cukup dipergunakan kuantum yang sangat kecil untuk mencapai derajat manis yang biasa dikehendakidalam makanan. Stevioside adalah ikatan organis alamiah yang diekstraksi dari suatu pohon perdu Steviosa rebaudiana, dan dianggap tidak memberikan efek sampingan yang merugikan tubuh. Aspartame merupakan juga ikatan organik yang menyerupai struktur asam amino asparagine, dan di dalam proses metabolismanya masuk ke jalur metabolisma asam amino.

Aspartame dipasarkan dengan nama nutrasweet, dan mengandung campuran zat-zat tambahan lain. Sayang bahwa aspartame tidak stabil pada reaksi asam (pH kurang dari 3.0), akan terurai meskipun dalam derajat sangat rendah, tambahan pula dalam analisa yang teliti, preparat ini menlandung methanol, yang telah dipergunakan dalam proses produksinya. Kedua zat pemanis yang disebut terakhir ini relatif baru (aspartame dipasarkan tahun 1981), sehingga sebaiknya masih terus diobservasi, apakah betul-betulaman dan tidak memberikan efek merugikan dalam jangka sangat panjang. Dengan tingkat manis sukrosa 100, maka tingkat manis stevioside adalah 15.OOO, sedangkan tingkat manis aspartame 18.000, atau masing-masing 150 kali dan 180 kalitingkat manis sukrosa (gula pasir).

Metabolisma Karbohidrat.

Pencernaan Makanan secara Umum.

Makanan dikunyah di dalam rongga mulut, dipotong-potong dengan gigi-geligi dan dicampur dengan air liur (saliva) yang dihasilkan oleh tiga pasang kelenjar ludah, glandula parotis, glandula maksillaris dan glandula sublingualis. Kemudian makanan yang menjadigumpalan (bolus) ditelan melalui pharynx dan oesophagus (kerongkongan), masuk ke dalam lambung (ventriculus, gaster), melalui bagian yang disebut cardia. Di dalam gaster makanan (bolus) yang masuk berturut-turut tersusun dalam lapis-lapis. Yang paling dahulu masuk, menjadi lapisan yang langsung menempel ke dinding gaster, sedangkan yang masuk berturut-turut kemudian membentuk lapis-lapis yang semakin tengah, jauh dari dinding gaster. Karena air ludah bersifat alkalis, sedangkan cairan sekresi gaster mempunyai reaksi asam oleh adanya HCI maka lapisan makanan yang paling dalam (tengah) masih bersifat alkalis untuk beberapa saat, sedangkan lapisan yang semakin dekat dinding gaster menjadi semakin asam. Klik disini ntuk menemukan informasi akurat seputar obat herbal untuk diabetes type 2

Penentuan Karbohidrat didalam Makanan

Kadar karbohidrat di dalam makanan tidak ditentukan secara langsung, tetapi dengan metoda yang disebut “carbohydrate by difference” (lihat bab XV halaman 283). Di sini karbohidrat mencakup yang dapat dicerna dan yang tidak dapat. Maka dalam menghitung enersiyang akan dihasilkan oleh karbohidrat di dalam makanan terdapat kesalahan yang bersumber dari kesalahan sistem. Kesalahan ini dapat mencapai proporsi signifikan pada bahan makanan nabati. Karbohidrat yang tidak dapat dicerna, tidak dapat menghasilkan enersi, jadi tidak memberi iuran kepada nilai enersi seluruh bahan makanan.

Fungsi Karbohidrat.

Fungsi karbohidrat di dalam Tubuh.

Di dalam tubuh karbohidrat merupakan salah satu sumber utama enersi. Dari tiga sumber utama enersi yaitu karbohidrat, lemak dan protein; karbohidrat merupakan sumber enersi yang paling murah. Karbohidrat yang tidak dapat dicerna, memberikan volume kepada isi usus, dan rangsangan mekanis yang terjadi, melancarkan gerak peristaltik yang melancarkan aliran bubur makanan (chymus) melalui saluran pencernaan serta memudahkan pembuangan tinja (de-faekasi). Karbohidrat juga merupakan bagian dari struktur sel, dalam bentuk glykoprotein- Reseptor selulai yang terdapat pada permukaan membrana sel, adalah suatu glyioprotein, dan diantaranya merupakan reseptor bagi hormon Simpanan enersi di dalam otot dan hati terdapat sebagai glikogen, salah satu bentuk karbohidrat yang mudah dimobiriiasikan bila badan memerlukan banyak enersi. cidangan karbohidrat initidak begitu besar, sehingga cepat menjadi susut.

Fungsi Karbohidrat di dalam Hidangan.

Didalam Hidangan karbohidrat memudahkan pemberian bentuk kepada makanan, misalnya dalam bentuk kue. Dalam proses fermentasi, karbohidrat penting sekari dan mempunyai siiat-sifat khusus untuk mendapatkan hasir orah yang disukai konsumen. Jika dipanaskan pada suhu tinggi, karbohidrat menjadi karamer yang memberikan aroma khusus. Kerjasama antara karbohidrat danprotein tertentu didalam tepung terigu memberikan hasil bakar (roti) yang empuk seperti spons. Kuaritis roti yang baik seperti itu tidak dapat dihasilkan dengan mempergunakin jEnis tepung lain, misalnya tepung beras atau tapioka. Mono dan disakarida berfungsi sebagai pemanis di daram makanan. Rasa manis merupakan kualitas kecapan yang disenangi manusia sejak lahir. Kalau seorang bayi atau anak kecil diberi pilihan dari berbagai rasa (manis, pahit, asin dan asam), maka rasa manis akan selalu menjadi pilihan utama.

Bahan makanan hewani pada umumnya sedikit sekali kandungannya akan karbohidrat

Karbohidrat yang tidak dapat dicerna, tidak menghasilkan enersi, jadi tidak memberikan iuran kepada nilai enersi seluruh susunan hidangan. Selulosa, galaktan dan pentosan tidak dapat dicerna jadi tidak termasuk kelompok penghasil enersi (kalori) sehingga tidak usah dikhawatirkan akan menambah gemuk badan. Namun demikian, jenis karbohidrat ini masih berguna bagi tubuh, yaitu memberikan rasa kenyang dan melancarkan pembuangan tinja (defaecation). Semua hidangan yang mengandung karbohidrat yang tidak dicerna dalam jumlah sangat rendah, mungkin memberikan kesulitan pembuangan tinja dan terjadi sembelit (obstipasi). Karbohidrat yang tidak dapat dicerna dipergunakan dalam pembuatan makanan rendah kalori, misalnya untuk menurunkan berat badan atau makanan bagi para penderita penyakit diabetes mellitus.

Dalam makanan demikian, volume akan cukup besar hingga cukup memberikan rasa kenyang tanpa disertai kandungan enersi tinggi di dalam hidangan tersebut. Bahan makanan yang tidak dapat dicerna ini digolongkan sebagai makanan berserat. Glikogen di dalam daging dipecah setelah khewan tersebut mati sehingga kadarnya dapat diabaikan.

Di antara daun-daun sayur, daun singkong dan daun ubijalar cukup kandungannya akan karbohidrat, tetapi jumlah yang dikonsumsi biasanya sangat terbatas. Klewek, sukun dan nangka muda merupakan sayur buah yang cukup kandungannya akan karbohidrat. Di sinipun jumlah yang dikonsumsi di dalam hidangan di lndonesia, tidak mempunyai arti banlak. Agar-agar tidak merupakan sumber karbohidrat yang dapat dicerna, tetapi memberikan volume kepada makanan, sehingga dapat dipergunakan sebagai pengisi dalam makanan rendah kalori.

Yang menambah kalori kepada agar-agar ialah gula, krim atau susu yang ditambahkan ketika menkonsumsi agar-agar tersebut. Tingkat manis sebagai standard diambir sucrosa (100), dan bertuiut-turut: Fruktosl (173), glukosa (74), gataktosa (32), mattosa (32) dan taktosa (16). iJntuk makanan rendah kalori rasa manis didapat dengan mempergunakan zat pemanis sintetik yang tidak menghalilkan enersi. Pemanis sintetik yang terah rami dikenar iarah sakharin dan siklamat (saccharine dan cyclamate). Akhir-akhir ini terah diintroduksikan dua zat pemanis rain, iarah stevioside dan aspartame. Zat pemanis lain iarah hasir hidrorisa amyrum, yaitu high fructose syrup, semakin banyak dipergunakan dalam industri makanan.

Baca juga informasi mengenai obat herbal untuk diabet yang paling amnpuh dan aman di sini.

Sumber utama karbohidrat di dalam makanan berasal dari tumbuhan dan hanya sedikit dari hewani

Di dalam tumbuhan karbohidrat mempunyai dua fungsi utama, ialah sebagai simpanan enersi dan sebagai penguat struktur tumbuhan tersebut. yang merupakan sumber enersi terutama terdapat dalam bentuk zat tepung (amylum) dan zat gula (mono dan disakarida). Timbunan zat tepung terdapat di dalam biji, akar dan batang. Gula terdapat di dalam daging buah atau di dalam cairan tumbuhan di dalam batang (tebu). Karbohidrat penguat struktur tumbuhan terdapat sebagai selulosa di dalam dinding sel. Perbedaan khas antara seltumbuhan dan sel khewan, ialah bahwa pada sel tumbuhan terdapat dinding selyang mengandung selulosa, sedangkan sel khewan tidak mempunyai dinding sel.

Melainkan terdapat selaput sel (membrana sel), yang terdiriatas protoplasma yang mengalami modifikasi. Serat-serat kayu pada batang tumbuhan mempunyai dinding selyang tebal, diperkuatoleh selulosa. Meskipun pohon telah mati, dinding serat kayu ini masih tetap bertahan dan menyebabkan batang kayu dapat bertahan lama. Karbohidrat nabatidi dalam makanan manusia terutama berasal daritimbunan, yaitu biji, batang dan akar.

Sumber yang kaya akan karbohidrat umumnya termasuk bahan makanan pokok. Karbohidrat khewani berbentuk glikogen, terutama terdapat di dalam otot (daging) dan hati. Namun demikian jumlahnya terbatas, dan setelah binatang mati, glikogen mengalami penguraian sehingga didalam daging praktis menjadinol, ketika sampaididapur untuk dimasak. Ada pula jenis-jenis yang mengandung cukup banyak karbohidrat seperti pisang, sawo, nangka, sukun, dan kelewih.

Daftar lV (halaman 35) memperlihatkan beberapa jenis bahan makanan nabati dan khewani akan kandungan karbohidratnya. Banan makanan pokok biasanya merupakan sumber utama karbohidrat, karena selain tinggi kadar amylumnya, juga dapat dimakan dalam jumlah besar oleh seseorang tanpa menimbulkan keluhan (misalnya merasa nek, mual). Bahan makanan pokok di lndonesia dapat berupa beras (serealia), akar dan umbi, serta ekstrak tepung, seperti sagu. Kacang-kacangan juga mengandung banyak karbohidrat tetapi biasanya tidak sanggup dikonsumsi dalam jumlah besar karena memberikan keluhan-keluhan, seperti banyak kentut, rasa berat di perut dan sebagainya. Buah-buahan juga banyak yang tinggi kandungannya akan karbohidrat seperti pisang, nangka, durian, sawo dan sebagainya.  Info lengkap seputar diabetes dan bagaimana cara mengatasi penyakit diabetes terefektif dapat di lihat di sini.

Karbohidrat di dalam Makanan

Jenis-jenis Karbohidrat

Karbohidrat yang terdapat didalam makanan pada umumnya hanya tiga jenis, ialah monosakarida, disakarida dan polisakarida. Mono dan disakarida terasa manis, sedangkan polisakarida tidak mempunyai rasa (tawar). Didalam bahan makanan nabatiterdapat dua jenis polisakarida, yaitu yang dapat dicerna dan yang tidak dapat dicerna. Yang dapat dicerna ialah zat tepung (amylum) dan dekstrin.

Yang tidak dapat dicerna ialah selulosa, pentosan dan galaktan. Polisakarida di dalam bahan makanan hewani dapat dicerna dan disebut glikogen. Tidak ada polisakarida khewaniyang tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia. Disakarida di dalam bahan makanan juga hanya ada tiga jenis yang mempunyai arti gizi, ialah sukrosa, maltosa dan laktosa. Laktosa hanya dijumpai pada khewani, yaitu merupakan jenis gula di dalam air susu, baik susu ibu maupun susu khewan- Sukrosa dan maltosa terutama terdapat di dalam bahan makanan nabati.

Dua monosa dapat saling terikat, membentuk disakarida atau diosa, dan tiga monosakarida yang saling terikat diberi nama trisakarida atau triosa. lkatan dari lebih tiga monosakarida disebut polysakarida atau poliosa. Polisakarida yang mengandung jumlah monosakarida yang tidak begitu banyak, disebut oligosakarida.

Akhirnya monosakarida di dalam bahan makanan juga hanya ada tiga jenis yang mempunyai arti gizi, ialah glukosa, fruktosa dan galaktosa. Galaktosa merupakan komponen yang karakteristik bagi gula khewani pada laktosa, yang terdapat di dalam air susu. Di dalam polisakarida, satuan dasarnya ialah glukosa. Kalau polisakarida, dihidrolisa total, akan terurai menjadi molekul-molekul glukosa. Monosakarida didalam bahan makanan mungkin mengandung lima buah atom karbon disebut pentosa, dan mungkin pula mengandung enam karbon disebut heksosa.

Di dalam tubuh ada pula monosa yang mengandung tiga atom karbon, disebut triosa, dan Bahkan ada yang mengandung tujuh buah karbon, disebut heptulosa. Monosa makanan yang dapat dicerna oleh tubuh, hanya heksosa, sedangkan polisakarida yang terdiri atas molekul-molekul pentosa tidak dapat dicerna di dalam saluran gastrointestinal, sehingga tidak dapat diserap melalui mukosa usus, dan diekskresikan didalam tinja. Namun demikian, ada molekul pentosa di dalam jaringan tubuh, sebagai hasil metabolisma (metabolite).

Pada infeksi melalui bahan makanan terdapat pathogenesis yang sesuai dengan penyakit yang bersangkutan

Biasanya terdapat suatu perioda inkubasi yang agak panjang, lebih dari 24 jam serta terdapat demam dan gejala-gejala prodromal, disusul oleh gejala-gejala khas infeksi yang bersangkutan. Kadang-kadang agak sulit untuk membedakan dengan segera penyakit keracunan makanan dari penyakit infeksi melalui makanan. Keracunan makanan terjadi karena ada bahan beracun yang ikut tertelan bersama dengan makanan tersebut. Racun yang terdapat di dalam makanan dapat berupa racun yang secara alamiah sudah terdapat di dalam bahan makanan tersebut, seperti keracunan singkong, keracunan jengkol, dan keracunan sejenis ikan laut. Racun dapat pula berupa pencemaran yang datang dari luar makanan tersebut. Pencemaran ini dapat disengaja (kriminal) atau tidak di sengaja (keteledoran, kurang hygienis dalam membuat makanan). Pada pencemaran yang tidak disengaja, yang mencemari itu dapat sudah berbentuk racun, seperti racun tikus, DDT dan sebagainya; dapat pula yang mencemari itu mikroba yang kemudian menghasilkan bahan beracun seperti p
ada keracunan ternpe bongkrek dan keracunan Aflatoksin.

PENYAKIT KERACUNAN MAKANAN

Penyakit Keracunan Pangan:

– lnfeksi yang ditularkan melalui bahan makanan: typhoid, gastroenteritis, dsb.

– Keracunan Makanan:

– Makanan sudah mengandung racun secara alamiah: singkong, jengkol, keracunan ikan, dll.

– Bahan beracun mencemari bahan makanan:

– Pencemaran berbentuk mikroba yang kemudian menghasilkan racun: keracunan tempe bongkrek, aflatoksin, dll.

– Pencemaran berbentuk racun: pencemaran disengaja (kriminal) atau tidak disengaja (keteledoran).

KARBOHIDRAT

Karbohidrat sebagai zat gizi merupakan nama kelompok zat-zat organik yang mempunyai struktur molekul yang berbeda-beda, meski terdapat persamaan-persamaan dari sudut kimia dan fungsinya. Semua karbohidrat terdiri atas unsur-unsur Carbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O), yang pada umumnya mempunyai rumus kimia Cn(H2O)n. Rumus umum ini memberi kesan zat carbon yang diikat dengan air'(dihidrasi), sehingga diberi nama karbohidrat. Persamaan lain ialah bahwa ikatan-ikatan organik yang menyusun kelompok karbohidrat ini berbentuk polyalkohol. Dari sudut fungsi, karbohidrat adalah penghasil utama enersidalam makanan maupun didalam tubuh. Karbohidrat yang terasa manis, biasa disebut gula (sakar). Molekul dasar dari karbohidrat disebut monosakarida atau monosa. Baca juga informasi mengenai herbal diabetes melitus rekomendasi dokter senior hanya di sini.

Gizi salah di sini disebut juga keadaan gizi lapar (undernutrition)

Penyakit gizi salah terutama diderita oleh anak-anak yang sedang tumbuh sangat pesat, ialah yang disebut kelompok anak BALITA (bawah lima tahun). Yang menonjol Kurang pada kondisi ini, ialah kurang kalori dan kurang protein, sehingga disebut penyakit kurang kalori dan protein (KKP). Nama asingnya ialah Protein Calorie Malnutrition (PCM) atau akhir-akhir ini disebut Protein Energy Malnutrition (PEM). Penyakit KKP pada orang dewasa memberikan oedema sebagai gejala yang menonjol, sehingga penyakitnya disebut Honger Oedema (HO).

Penyakit Metabolisma Bawaan (lnborn Errors of Metabolism). Kelompok penyakit ini diturunkan dari orang tua kepada anaknya secara genetik (melalui genes), dan bermanifestasi sebagai kelainan dalam proses metabolisma zat gizi tertentu. Metabolisma zat gizi diatur oleh sistem enzim dan enzim termasuk kelompok protein yang disintesa didalam tubuh (seltubuh). Mekanisme untuk sintesa protein dikuasai oleh genes yang mengandung kodon bagi jenis protein enzim yang akan disintesanya. Kadang-kadang terjadi gangguan pada aparat sintesa protein ini, sehingga terbentuk enzim yang berlainan dengan yang biasa.

Akibatnya terjadi proses metabolisma yang berbeda pada zatgizi tertentu. perubahan metabolisma ini menyebabkan gejala-gejala biokimiawi maupun klinis (fungsional). Penyakit-penyakit yang telah dikenal tergolong dalam jenis ini ialahricle cell anemia, lactose intolerance, phenylketonuria, dan sebagainya. Meskipun telah dikenal dasar pathogenesis dari berbagai penyakit ini, tidak selalu dapat diusahakan pengobatannya yang memuaskan, kerena pengobatan tidak causal memperbaiki kesalahan yang terdapat pada gene tersebut. Tetapi untuk beberapa di antaranya, pendekatan pengobatan dietetik sudah memberikan hasil yang cukup memuaskan, meskipun pengobatan ini harus dilakukan seumur hidupnya.

dPenyakit Keracunan Makanan. Keracunan karena konsumsi makanan masih sering terjadi di lndonesia. Harus dibedakan antara keracunan makanan dan penyakit infeksi yang ditularkan oleh makanan. pada keracunan makanan, gejala-gejala timbul dengan segera setelah mengkonsumsi makanan tersebut, atau tidak lama setelah itu, dalam waktu beberapa jam saja. Pada umumnya gejalagejala yang terjadi mengenai saluran pencernaan seperti mulas, rasa sakit di perut, mualdan muntah, serta diarrhoea. Sering pula terjadi gejala-gejala yang berhubungan dengan syaraf, karena banyak racun makanan berpengaruh merangsang (kejang-kejang) atau melumpuhkan syaraf. Untuk itu segera konsumsi obat diabetes melitus yang paling direkomendasikan dokter senior dunia ini.

Pada obesitas yang berlebih itu adalah konsumsi enersi total

Relatif terhadap penggunaan enersi tersebut tingkat kesehatan gizi sebagai hasil konsumsi defisien, juga ada dibawah orang sehat. Terjadi gejala-gejala penyakit defisiensi gizi. Berat badan akan lebih rendah dari berat badan ideal dan penyediain zat-zat gizi bagijaringan tidak mencukupi, sehingga akan menghambat fungsi jaringan tersebut. Tempat penimbunan zat gizi menjadi koiong. Bila berat badan lebih rendah dari 85% berat badan ideal, sudah termasuk berat badan yang kurang. Reaksi-reaksi metabolik menjadi terhambat dan mengalami perubahan abnormal, sehingga tergadi perubahan pula dalam susunan biokimiawi jaringan.

Penyakit-penyakit Gizi

Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan gizi, dapat dibagi dalam beberapa golongan:

a. Penyakit gizi lebih (obesitas)

b. Penyakit gizi kurang (malnutrition, undernutrition)

c. Penyakit metabolik bawaan (inborn erros of metabolism)

d. Penyakit keracunan makanan (food intoxication)

a. Penyakit Gizilebih.

Biasanya penyakit ini bersangkutan dengan kelebihan enersidi dalam hidangan yang dikonsumsi relatif terhadap kebutuhan atau penggunaannya (energiexpenditure). Ada tiga zat makanan penghasil enersi utama, ialah karbohidrat, lemak dan protein. Kelebihan enersi di dalam tubuh, diubah menjadi lemak dan ditimbun pada tempat-tempat tertentu. Jaringan lemak ini merupakan jaringan yang relatif inaktif, tidak langsung berperan serta dalam kegiatan kerja tubuh . Orang yang kelebihan berat badan, biasanya karena kelebihan jaringan lemak yang tidak aktif tersebut. Ada ahli giziyang membandingkan kelebihan jaringan lemak pada orang yang kegemukan ini sebagai karung beras yang harus dipikul ke mana-mana, tanpa mendapat manfaat dari padanya. lni akan meningkatkan beban kerja dari organ-organ tubuh, terutama kerja jantung.

b. Penyakit Gizikurang dan Gizilebih. Kedua penyakit ini sering dijadikan satu kelompok dan disebut penyakit Gizisalah (malnutrition). Pada penyakit gizisalah, kesalahan pangan terutama terletak dalam ketidak-seimbangan komposisi hidangan. Pada penyakit gizilebih, susunan hidangan mungkin seimbang, tetapi kuantum yang dikonsumsi secara keseluruhan melebihiapa yang diperlukan oleh tubuh. Sebaliknya pada penyakit gizikurang, mungkin susunan hidangan yang dikonsumsijuga masih seimbang, hanya kuantum keseluruhannya tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Penyakit gizi salah di lndonesia yang terbanyak termasuk gizikurang yang mencakup susunan hidangan yang tidak seimbang maupun konsumsi keseluruhannya yang tidak mencukupi kebutuhan badan.

6 Tips Menghindari Kulit Berjerawat, kusam, dan Iritasi Setelah Berolahraga

Yoga4e95c8

6 Tips Menghindari Kulit Berjerawat, kusam, dan Iritasi Setelah Berolahraga  – Untuk menjaga kesehatan, Anda pergi ke gym. Tapi ada banyak orang di sana, namun Anda memiliki jerawat pada wajah, noda usia tua, hiperpigmentasi, ketidakrataan warna kulit, kusam, atau kemerahan. Apa pun itu, masalah-masalah kulit tersebut membuat Anda tidak percaya diri sehingga Anda menutupinya.

Masalahnya, makeup yang Anda gunakan untuk terlihat baik saat keluar rumah bisa membuat kulit Anda tampak lebih buruk.
Bahkan bila Anda tidak memakai make-up, seperti saat Anda sedang berjalan-jalan, berlari, atau berolahraga , jika Anda tidak mengambil langkah-langkah yang tepat sebelum dan setelah olahraga, Anda bisa berakhir dengan jerawat, kulit kusam, dan kemerahan beberapa jam kemudian. Coba konsumsi lapunzel gluta, manfaat lapunzel gluta bisa untuk mengurangi jerawat dan juga merawat kulit agar tetap sehat.

Anda tidak harus mengorbankan kulit yang tampak sudah bagus hanya karena Anda ingin tetap bugar. Dengan sedikit kebiasaan yang sehat sedikit, Anda bisa tetap berolahraga dengan kuit mulus danbercahaya!

Mengapa Makeup adalah Ide Buruk
Ketika Anda berolahraga, pori-pori Anda terbuka untuk memungkinkan keringat untuk keluar, sehingga dapat menurunkan suhu tubuh dan membuat Anda nyaman. Masalahnya adalah bahwa apa pun yang berada di pori-pori dapat memblokir kemampuan kulit Anda untuk bernapas, dan juga kemungkinan untuk masuk ke dalam kulit Anda, meningkatkan risiko jerawat, iritasi, dan kemerahan.

Ingat bahwa kulit Anda merupakan bagian dari sistem detoksifikasi tubuh Anda, dan bahwa saat berolahraga, keringat Anda membantu membawa produk limbah dari tubuh. Make up dapat mengganggu proses ini dan Menyumbat pori-pori, dan mengganggu proses detoksifikasi yang merupakan manfaat dari berolah raga.

Apakah Anda akan berolahraga dengan kulit kotor? Maka kemungkinannya adalah Anda akan menderita jerawat beberapa jam kemudian. Apakah Anda akan berolahraga dengan riasan di wajah Anda? Anda bisa berakhir dengan mengalami jerawat, iritasi dan kusam. Selain itu, sebagian makeup akan luntur setelah Anda mulai berkeringat-dan akan terlihat tidak baik bagi siapa pun. Bahkan maskara tahan air pun dapat luntur dan masuk ke mata Anda, menyebabkan robek dan pandangan kabur.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa make up terbaik adalah kulit yang indah. Cobalah tips-tips berikut ini untuk membantu kulit Anda tampak luarbiasa setelah berolahraga.

  1. Bersihkan wajah sebelum berolahraga:
    Hal ini sangat penting bagi mereka yang langsung dari pekerjaan ke gym. Anda harus mengambil dari wajah hari Anda. Makeup, kotoran, keringat, dan semua hari itu akumulasi “barang” pada kulit Anda dapat tenggelam dalam pori-pori Anda untuk menyebabkan jerawat berjerawat hari berikutnya. Gunakan pembersih yang lembut untuk memulai segar latihan Anda.
  2. Kilaukan bibir Anda:
    Bibir adalah salah satu daerah di mana Anda dapat menggunakan sedikit balm pelembab berwarna untuk memberikan warna untuk wajah Anda. (Hindari lipstik atau gloss karena mereka dapat mengeringkan dan membuat Anda terlihat kusam.) Pilih balm dengan formula alami yang tidak berat.
  3. Gunakan kain bersih untuk menghapus keringat di wajah:
    Kita semua mengelap wajah saat mulai berkeringat, tetapi jika Anda menggunakan kain kotor, apa pun yang di atasnya akan berpindah tempat pada kulit dan ke dalam pori-pori kulit Anda. Gunakan kain lap yang baru dicuci atau kain lembut lainnya setiap kali Anda latihan.
  4. Hidrasi:
    Setelah Anda mencuci wajah, jangan lupa untuk melembabkan dan menyegarkan, dengan menggunakan toner atau pelembab ringan. Anda harus menunggu sampai Anda sudah dingin, dan kemudian menerapkan formula ringan yang tidak akan menyumbat pori-pori.
  5. Berkonsentrasi pada pakaian:
    Apakah Anda khawatir bila tidak menggunakan makeup akan membuat Anda terlihat ketinggalan zaman? Cobalah berkonsentrasi pada pakaian Anda. Memakai pakaian olahraga yang berwarna-warni dapat membuat Anda merasa lebih baik tentang penampilan Anda. Sebuah ikat kepala berwarna-warni dapat menghidupkan wajah Anda, atau memakai kemeja berkerah tinggi.
  6. Tampil percaya diri dengan cahaya alami:
    Olahraga tidak saja memberikan manfaat hanya untuk tubuh dan pikiran, tapi juga kulit Anda! Sadari bahwa Anda sedang melakukan sesuatu yang besar untuk penampilan Anda dengan berani tampil percaya diri 30 menit sampai satu jam atau lebih tanpa makeup.

Penelitian kedokteran dan perubahan sosial telah berlangsung beberapa puluh tahun ini banyak menciptakan perubahan sikap

researchPada Konprensi Kependudukan Dunia PBB di Bukhares tahun 1974, bangsa-bangsa di seluruh dunia secara bersama bersepakat bahwa “semua pasangan dan individu mempunyai hak azasi untuk secara bebas dan bertanggungjawab memutuskan jumlah anak yang dikehendakinya serta jarak waktu kelahiran masing-masing anaknya; dan mereka juga berhak untuk mendapatkan penerangan, pendidikan dan sarana-sarana yang diperlukan buat melaksanakannya”. Pewujudan cita-cita ini pada akhirnya akan mengembangkan kesehatan perorangan, di samping juga memasang landasan buat mengatasi berbagai obat herbal penyakit gula darah kering tantangan sosial jangka-panjang lainnya yang berkaitan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk.

Dengan menyediakanjasa-jasa untuk mempraktekkan keluarga berencana (termasuk pengguguran secara legal) di mana-mana tentu saja tidak akan mengatasi beratnya masalah-masalah kesehatan yang melanda penduduk miskin di dunia. Namun, hanya jika persyaratan ini sudah kita atasi, baru kita bisa memikirkan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang terpadu lainnya. Sama halnya dengan air bersih, sama halnya dengan makanan yang bergizi, keluarga berencana sangat penting artinya bagi kesehatan.

Menciptakan Kesehatan yang Lebih Baik

Belum satu pun masyarakat yang berhasil melumpuhkan berbagai ancaman dari lingkungan modern terhadap kesehatan. Masyarakat-masyarakat yang lebih maju dewasa ini secara nyata telah mengurangi jumlah korban dari penyakit-penyakit tradisional, akan tetapi mereka juga telah menciptakan gaya hidup serta teknologi yang menimbulkan bahaya-bahaya baru terhadap kesehatan. Sementara itu, lebih dari sepertiga umat manusia setiap hari harus berhadapan dengan penyaliit-penyakit yang sudah demikian lama menyertai kehadiran kita di bumi. Bahkan ada di antara umat manusia yang harus berhadapan sekaligus dengan penyakit lama dan penyakit modern. Bagaimana sebaiknya suatu masyarakat yang mengutamakan kesehatan manusia? Sebagai permulaan, dalam masyarakat seperti itu keadaan pembuahan dan kehamilan akan memaksimumkan tiap anak yang lahir untuk menjadi kuat dan tangguh dalam menghadapi bulan-bulan pertama yang penuh bahaya, dan selanjutnya hidup secara sehat hingga ke usia lanjut. Dengan menjalankan keluarga berencana secara bijaksana, kaum wanita tak akan mau melahirkan sebelum maupun sesudah tahun-tahun beranaknya yang terbaik, tak seorang pun antara mereka yang mau memiliki banyak anak.