Menggunakan catatan gaya hidup untuk meneliti apa yang terjadi

Jika Anda melihat pemicu dan isyarat untuk makan berlebihan pada Sandra dan Tom, makan akan terlihat jelas hal-hal yang berperan pada makan berlebihan:

-Hal-hal di lingkunganyangmembuat mereka ingin makan (makanan berkalori tinggi di kantor atau di rumah, iklan)

-Kata hati, pikiran, perasaafl, atau emosi yang memicu meteka untuk makan meskipun tidak lapar

-Orang-orang yang tidak mendukung usaha mereka untuk menurunkan berat badan

03Jika kita menanggapi isyarat-isyarat tersebut dengan makan berlebihan, maka kita mengembangkan kebisasaan makan sebagai reaksi terhadap perasaan, emosi, dan situasi yang tidak berkaitan dengan rasa lapar. Sebelum kita menyadarinya, bangun sampai larut malam atau berdebat dengan oraflg lain meniadikan kita makan bedebihan.

Ketika Sandra dan Tom menuliskan semua permasalahan secara rinci, mereka dapat menentukan mengatasi gula darah yang tinggi kemungkinan apa sajayang dapat dilakukan untuk menghindari rangkaian situasi tertentu. Lihat Tabel 9.1 dan9.2. Semakin cepat Anda turun tangan membuyarkan pola perilaku ini, semakin besar keberhasilan yang bisa Anda raih untuk mengubah kebias aan makan b erlebihan.

Catatlah pilihan-pilih an yang realistis dan bisa berhasil,lalu pertimbangkan pro dan kontra setiap pilihan tersebut. Semakin banyak aspek dalam efek domino ini yang dapat Anda tangari, maka semakin besar pula tingkat kesuksesan Anda untuk mengubah hasil akhitnya. Langkah berikutnya adalah membuat rencana atau tujuan positif untuk menghadapi hambatan.

Tujuan Sandra adalah membeli buah-buahan, muffin, dan jelly unruk dibawa ke kantor sehingga jikaraterlambat bangun, ia masih bisa sarapan sehat di kantor. Imbalannya adalah ia dapat membeli bunga pada akhir minggu jika berhasil mengonsumsi sarapan yang sehat empat dari lima pagi dalam seminggu.

Tujuan Tom adalah berjalan setelah makan malam sebanyak empat dari lima malam dalam seminggu untuk menjernihkan pikiran setelah seharian bekerja dan sebagai peralihan agar bisa menikmati sore yang santai bersama istrinya. Hadiahnya adalah menonron film di akhir pekan.

Langkah terakhir adalah mencoba renc n tersebut dan melihat apakah berhasil. Jika udak, cobalah menyesuaikan rencana tersebut sampai bethasil. Teruslah mencoba. Seperti halnya perubahan gaya hidup, penyelesaian masalah juga merupakan suatu proses.

Sifat Luas Perusakan Alkohol

Sekarang mari kita lihat pada luasnya kerusakanyang dipengaruhi alkohol pada sejumlahbidang. Sebelum kita melakukannya, kita harusmenghilangkan beberapa mitos. Pertama, ada keyakinan umum bahwa anggur dan bir tidaksebahaya “minuman keras” dan minuman campuran.

Yang sesungguhnya adalah sebagian besarkonsekwensi merusak dari konsumsi alkoholtampaknya lebih berkaitan dengan jumlah totalyang dikonsumsi bukan dari mana asalnya.

1.Mengejutkan bagi banyak orang, satu kaleng birstandar atau segelas anggur mempunyai alkoholyang sama dengan koktail yang dibuat dengan1 % ons 80 minuman keras standar atau minuman alkohol tu1en.12 (Bagi mereka yang tidakakrab dengan minuman beralkohol, kebanyakan minuman campuran memerlukan 7 lz sampai2 ons minuman keras. Ukuran 1 %-ons dalam terminologi bar disebut satu “jigger.”la) ini sama dengan anggur dan bir yang ditunjukkan dalam Gambar 3.

Perspektif Pada Bahaya Penggunaan Alkohol Moderat.

1.Risiko masalah berkaitan dengan alkohol lebih besar di antara mereka yang dicap”peminurn beratl’

2.Akan tetapi, karena “peminum sosial” tak terhitung “peminum berat,” mayoritas masalah yang berkaitan dengan alkohol terjadi di antara”peminum sosial.’,

3.”…intoksikasi alkohol akut atau kadar relatif rendah dari konsumsi alkohol kronis bisa menghasilkan efek merusak yang serius pada individu yang justru dianggap berterima dalam norma sosial terhadap penggunaan alkohol.”

4.”Saat informasi semakin berkembang tentangbagaimana alkohol berbahaya bagi kesehatan,kita mendapati diri kurang nyamanmendefinisikan apa itu aman. Tetapi,penggunaan alkohol melibatkan risiko yang berkesinambungan…”

Sifat dasar dari kesamaan paparan aikohol dari bir, anggur, dan minuman campuran penting untuk tujuan riset juga. Ketika saya merujuk pada penelitian yang mengukur seberapa banyak yang diminum seseorang, minuman itubisa dibuat dari kombinasi mana saja dari gelas anggur standar, kaleng bir, atau minuman ramuan. Camkan ini dalam seluruh isi bab.

Bila berbicara mengenai riset, seseoran g yang ruta- rata dua gelas bir tiap malam meminum “dua minuman”per hari sama dengan individu yang rata-rata dua minuman campuran-atau dua gelasanggur-tiap hari. Mitos kedua yang harus dihilangkan kerap timbul dalam bentuk keberatan. Individu sering mengatakan suatu waktu, “Saya bukan peminum berat-saya hanya minum sesekali. Sayatidak perlu khawatir tentang masalah yang berkaitan dengan alkohol ini.”

Dari sudut pandang kesehatan masyarakat, perubahan gaya hidup perlu dilakukan jika kita ingin mencegah efek jangka panjang diabetes

Tanpa perubahan gaya hidup, hampir bisa dipastikan bahwa masyarakat akan membutuhkan obat-obatan dengan dosis lebih tinggi dan biaya yang lebih besar disertai lebih banyak efek samping untuk mengobati kondisi dan penyakit yang timbul akibat diabetes tipe 2.

Keuntungan perubahan gaya hidup adalah biaya yang lebih murah dan dapat dilakukan oleh siapa saja, serta bisa mengurang1 faktor risiko yang menyertai diabetes ipe 2. Walaupun sebagian orang masih membutuhkan pengobatan unfuk tekanan darah dan ketidaknormalan kadar lemak yang tidak bisa diatasi hanya dengan perubahan gava hidup, perubahan tersebut dapat mengurangi jumlah atau dosis obatobatan yang dipetlukan.

Bagi orang-orang yang kenaikan kadar gula, tekanan darah, atau lemaknyahanya sedikit, perubahan gaya hidup bisa menutunkannya tanpabantuan obat-obatan.

http://obatdiabetesherbal.co/mengatasi-dm/tips-mengobati-diabetes-melitus-dengan-tepat-dan-mudah/

Aktivitas dan Latihan: Bergerak, Bergerak, Bergerak

oqYRf5b6STf5N6LKita sudah membahas tentang betapa mudahnya makan berlebihan. Sekarang, kita akan membahas tentang mudahnya berolahraga terlalu sedikit dan apa saja yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

Seperti yang dijelaskan pada Bab 3, perubahan aktivitas fisik sudah diterapkan dalam iga dari empat penelitian utama yang berhasil mencegah perkembangan diabetes pada orang-orang yang rentan terhadapnya.

Hanya satu penelitian yang menjadikan olahraga sebagai komponen khusus, sementara dua penelitian lainnya menggabungkan program peningkatan aktivitas fisik dengan program gaya hidup unruk mengubah komposisi makanan dan kebiasaan makan. Berikut ini pengaruh peningkatan aktivitas fisik:

-Aktivitas fisik langsung memperbaiki sensitivitas otot-otot terhadap insulin, sehingga gula lebih mudah ditimbun dalam otot daripada dibiarkan meningkat dalam peredaran darah.

-Efek terbaik dari aktivitas fisik diperoleh bila dilakukan dengan teratvt, setidaknya tiga sampai empat kali (idealnya lima sampai enam kali) seminggu.

-Meskipun aerobik bisa meningkatkan metabolisme dan menguatkan jantung serta pembuluh darah, tambahan olahraga yang menguatkan juga berguna.

-Selain efek langsutgnya, aktivitas fisik bisa membanru menurunkan betat badan, dan khususnya lebih berguna untuk mempertahankan berat badan yang diperoleh berkat perubahan komposisi makanan.

-Program pencegahan dan pengobatan diabetes yang paling berhasil memasukkan peningkatan aktivitas fisik dengan intensitas sedang dalam kehidupan sehari-hari.

-Cara terbirk untuk meningkatkan aktivitas fisik adalah dengan melakukannya setiap hari, bukan dengan membuat jadwal untuk berolahtaga.

Kita Kurang Bergerak: Dari petani Menjadi Pecandu Televisi

Revolusi industri mengubah jenis dan jumlah kerja yang kita lakukan. Sebelum revolusi industri, sebagian besar orang melakukan pekerjaan fisik yang bent. Lambat laun mesin mengurangi pekerjaan fisik yang harus dilakukan. “saya akan bekerja” memiliki artt yang sangat berbeda dengan pengertiannya 100 tahun yang lalu. Semakin sedikit orang yang melakukan pekerjaan {isik dan semakin banyak yang bekerja di belakang meja. contoh yang paling jelas tentang pergeseran int adalah di bidang pertanian.

Pada tahun 1700-an,lebih dari 90oh tenaga kerja AS bertani untuk memperoleh bahan pangan. Dua ratus tahun kemudian, pabrik-pabrik dengan otomatisasi mekanik mengurangi  jumlah pekerja di bidang pertanian hingga tinggal .o/o dari seluruh tenag kerja. Banyak petani beralih menjadi pekerja pabrik, membuat traktor dan alat-alat pertanian larn yang memodernisasi pertanian, menjadikannya lebih efisien dan meringankan beban kerja fisik.

Diabetes-type-2Bukan saja jumlah penduduk yang bertani menjadi lebih sedikit, tetapi can bertari pun berubah. Gambaran petani yang ramping dan kokoh dalam lukisan karya Grant Wood digantikan dengan petani gemuk yang mengendarai mesin pemanen ber-AC dan berhasil memanen berhektar-hektar jagung atau gandum dalam sehari.

Walaupun jumlah petani di AS menurun hingga lebih dari 90% sejak bangsa ini dilahitkan, mereka menghasilkan cukup bahan makanan untuk sebagian besar penduduk dunia. Alat bantu kerja seperti obat alami kencing manis basah, traktor, forklift, lini perakitan, mesin pemangkas rumput, peniup saliu, penghisap debu, dan alat penyemprot cat, tidak hanya mengurangi beban fisik petani, kita pun merasakan dampaknva.

Kemajuan ini menambah waktu kita untuk melakukan kegatan lainnya. Namun sebagian besar orang tidak bermain sepak bola atau berkebun atau lebih banyak berjalan setelah makan malam. Sebaliknya, kita justru lebih banyak duduk menonton TV, bermain video game, dan bermain Internet.

Sebagian besar orang menghabiskan waktu lebih banyak untuk melakukan pekerjaan yang tidak memedukan pergerakan. Analisis terbaru dari National Human Activity Pattern Survey (N HAPS) memberika n gamb aran yang jelas tetapi mengejutkan rentang budaya masyarakat AS. NHAPS menyurvei  7.515 orang dewasa antara Oktober 1992 sampai September 1994.

Ayo Kenali Diabetes Pada Anak

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga dapat terserang penyakit diabetes melitus.
Ada beberapa gejala yang biasa dialami oleh anak yang menderita diabetes:

1. Sering makan karena memiliki rasa lapar yang berlebihan.

2. Mengalami dehidrasi atau haus yang berlebihan.

3. Sering kencing atau ngompol di malam hari padahal seharusnya anak tersebut sudah tidak ngompol lagi.

4. Kesemutan

5. Luka yang sulit sembuh

6. Pengelihatan Kabur

Tipe Diabetes Pada Anak

Diabetes pada anak dibagi menjadi 2 bagian yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Seorang anak dikatakan menderita diabetes tipe 1 jika tubuhnya memerlukan pasokan insulin dari luar hal ini karena sel-sel pankreas tidak mampu menghasilkan insulin. Faktor yang mempengaruhi anak terkena diabetes tipe 1 ini adalah faktor keturunan.

Diabetes tipe 1 pada anak memerlukan pengobatan yaitu dengan injeksi insulin. Injeksi insulin ini membantu mengatasi komplikasi akut, mencegah kematian sejak dini dan mendukung aktifitas anak sehari-hari.

Sedangkan anak dikatakan menderita diabetes tipe 2 ketika insulin yang berada di dalam tubuh tidak dapat bekerja dengan maksimal. Tetapi bagi penderita diabetes tipe 2 pada anak ini tidak bergantung sepenuhnya tehadap insulin. Gaya hidup yang tidak sehat serta obesitas (kegemukan) menjadi faktor utama penyebab terjadinya diabetes tipe 2 ini.

Diabetes pada anak ini juga dapat memicu terjadinya komplikasi contohnya:

– Hiperglikemia

Penyebab hiperglikemia yaitu penderita diabetes tidak dapat mengontrol kadar gula di kisaran angka normal. Hal ini menyebabkan anak sering lapar, dehidrasi, kejang, penurunan kesadaran, dan resiko terbesar adalah kematian mendadak

– Hipoglikemia

Penyebab hipoglikemia yaitu pengobatan yang berlebihan sehingga membuat anak menjadi emosional, cepat lelah, pusing, keringat dingin, dan dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak

– Penyakit Jantung Koroner

– Penyakit Gagal Ginjal

– Kebutaan

Cara Mencegah Diabetes Terhadap Si Kecil

Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar si kecil terhindar dari penyakit diabetes ini. Salah satunya yaitu:

1. Menerapkan pola hidup sehat

2. Mengatur pola makan seimbang dan jangan berlebihan konsumsi gula

3. Hindari makanan junk food dan minuman bersoda

4. Berolahraga

Dan yang terpenting jangan lupa untuk memilih cara mengobati kencing manis alami terbaik yang direkomendasikan oleh ribuan dokter senior dunia ini.

Rokok diam-diam melakukan perusakan yang berbahaya, sementara potret obat-obatan dramatis dan menarik bagi konsumen berita

Pertimbaingkan semua uang yang dicurahkan kepada peragenan untuk menghentikan obat-obatan terlarang; semua upaya internasional pemerintah untuk mencari pusat perdagangan obat; dan semua informasi tentang perdagangan obat yang kita dengarkan setiap hari.

Padahal, terdapat 20 kali kematian tiap tahun karena merokok dibandingkan dengan obat. Pemberitaan terhadap kerusakan yang dilakukan tembakau pada kesehatan kita kecil dibandingkan dengan besarnya malapetaka yang diakibatkannya.

Sama halnya, perhatian umum besar-besaran diberikan pada AIDS, sekitar 40.000 kematian per tahun,e yang hanya sembilan persen dari jumlah yang disebabkan oleh rokok. Media berita telah memberikan banyak wawancara pribadi terhadap korban AIDS yang diperlihatkan menderita.

Pernahkah Anda melihat berita mewawancarai seorang perokok yang menderita oleh penyakit fatal yang disebabkan merokok? Seringkali lingkungan perokok yang menderita bahkan tidak mengetahui bahwa rokok yang menyebabkan penyakit itu. Jika orang itu rerjangkit AIDS, barulah pantas dijadikan berita.

Rokok Memperpendek Rentang Hidup

Berapa rentang hidup yang diharapkan dari para perokok? Beberapa orang mungkin berkata, “Saya akan mati karena sesuatu hal; kalau bukan dari merokok, maka itu dari ha1 lain.” Banyak yang tidak menyadari berapa banyak rata-rata hidup perokok diperpendek. Perkiraannya sangat tergantung pada kelompok yang dipelajari dan siapa yang melakukan risetnya. Salah satu statistik yang disayangkan berasal dari U.S Departement of Health and Human Services.

Mereka menyatakan bahwa seperempat atau lebih dari semua perokok mati dini dari penyakit yang disebabkan rokok dengan ratatata kehilangan hidup 21 tahun.10 Gambar 3 lebih iauh menekankan hubungan ini. Betapa tragisnya mati di awal usia 50-an dan dikurangi 15 sampai 20 tahun pensiunan! Saya memikirkan ha1 tersebut baru-baru ini ketika sa- 1ah satu pasien perokok saya meninggal. Ia merokok sepanjang masa dewasanya, namun relatif sehat sampai usia 54 tahun.

Tanpa peringatan, ia menderita strok batang otak yang disebabkan tembakau dan mati beberapa hari sesudahnya. Kalau saja ia tidak merokok, karena tidak terdapat masalah yang jelas dengan genetiknya, faktor risiko, atau kebiasaan Eaya hidup lainnya, kemungkinan ia masih hidup dan baik-baik saja sekarang ini.